Anak saya termasuk yang susah kalau diajak sikat gigi. Padahal di usianya yang sudah lebih dari 2 tahun, menjaga kesehatan gigi sangat penting.

Untuk itu saya lakukan berbagai cara agar si anak mau menggosok gigi, sukur-sukur dia jadi suka dan lama lama menjadi kebiasaan.

Agar si anak semangat menggosok gigi, bunda bisa melakukan cara berikut ini:

1. Sediakan peralatan sikat gigi yang menarik

Tak perlu repot-repot mencari sikat gigi yang lucu-lucu saat ini yah. Karena hampir semua produk sikat gigi anak mengemas produknya dengan menarik. Bahkan ada beberapa produk yang memberikan bonus mainan berupa mobil dan robot.

Kalau perlu ajak si kecil memilih sendiri sikat giginya, dengan begitu ia akan lebih tertarik mencoba sikat gigi barunya. Selain menarik, pilih sikat gigi anak yang kepalanya relatif kecil yaitu sekitar 1,5 cm dengan bulu yang halus dan memiliki gagang yang cukup lebar dan tebal.

2. Gunakan pasta gigi kesukaan

Ternyata anak juga sudah mengenal rasa. Saya beberapa kali mengganti pasta gigi sampai akhirnya menemukan yang cocok dengan selera si anak. Tapi selain rasa, gunakan pasta gigi yang aman bagi anak.

Bila anak sudah berusia lebih dari 2 tahun, gunakan pasta gigi khusus untuk anak yang mengandung fluoride dan aman bila tertelan (biasanya informasi ini tertera pada kemasan). Bubuhkan odol pada sikat sebesar kacang polos atau selapis tipis sikat gigi. Bila balita masih berumur 1-2 tahun, belajar gosok gigi bisa dilakukan tanpa menggunakan pasta gigi.

3. Ajarkan menyikat gigi dengan menyenangkan

Ciptakan kegiatan sikat gigi menjadi menyenangkan
Ciptakan kegiatan sikat gigi menjadi menyenangkan

Bunda bisa berdiri berhadapan dengan si anak sambil mencontohkan cara menyikat gigi. Biasanya saya memancingnya dengan ikut menggosok gigi juga. Karena kemampuan motorik halus anak belum berkembang optimal, cukup berikan dulu gerakan-gerakan dasar gosok gigi.

Biasanya ya bunda, saya melakukan gerakan “Aaaaaaaa” dan “Iiiiiiiiiii”. Aaaa ketika si anak membuka lebar mulutnya, saya langsung menggosok gigi sebelah dalamnya. Dan iiiii membuat anak mengernyit dan bunda bisa menggosok gigi bagian depannya. Dengan begitu, anak tak merasa aktifitas sikat gigi membosankan.

4. Jangan lupa berkumur

Bila si anak belum mengerti berkumur, siapkan air matang agar terhindar dari resiko tertelan. Tapi sebaiknya ajarkan terus berkumur agar anak terbiasa dan tidak menelan air mentah yang mungkin mengandung kuman penyakit dan kotoran. Bunda bisa mencontohkan cara berkumur dengan menyenangkan ala bunda.

5. Beri Hadiah

Selesai menggosok gigi, jangan lupa menyuruh si anak untuk menaruh sikat giginya di tempatnya. Aktifitas tersebut bisa menjadi menyenangkan karena ia merasa sudah berhasil mengerjakan sesuatu dengan baik. Nah terakhir, bunda bisa memberikan hadiah berupa ciuman atau pelukan hangat karena si kecil sudah menggosok giginya dengan baik hari itu. Nah, selamat menggosok gigi yah nak.

The following two tabs change content below.

3 COMMENTS

  1. Wah persis bgt nih sama anak aku bun, susah bgt diajak sikat gigi,abis baca artikel ini aku langsung beli sikat gigi baru, trus praktekin sama anak, alhamdulillah semalem mau diajak sikat gigi bareng, semoga seterus nya mudah ya bundaa…

    • Ternyata pengalaman kita sama ya bunda jappy 😀 senang deh jika artikel ini bermanfaat. Semoga makin rajin sikat giginya yah. Terima kasih sudah mampir bun :)

LEAVE A REPLY