Setelah anak saya lahir, saya seperti tidak pernah merasa sendirian. Nonton TV, ada yang nemenin. Makan siang bareng-bareng, tidur berduaan, sampai ke kamar mandi pun ada yang menanti di depan pintu. Persis seperti lagu anak ayam dan induknya. Kemana sang ibu ayam pergi, anaknya akan setia di belakangnya.

Oleh karena itu kesempatan ibu untuk melakukan aktifitas sendirian memang kemungkinan sangat kecil terjadi. Kecuali bagi ibu-ibu yang bekerja di luar rumah, mereka bisa bebas di kantor tanpa ada yang mengikuti. Sementara bagi ibu yang seharian di rumah, perlu trik khusus untuk bisa menikmati “me time”nya.

Kebutuhan me time bagi ibu rumah tangga cukup penting, mengingat aktifitas ibu yang 24 jam tak berhenti. Dengan mendapatkan waktu senggang ibu akan lebih powerfull menghadapi tugas-tugasnya.

Seperti hasil survey yang dilakukan happify, bahwa memberikan me time kepada diri sendiri dapat me-refresh kerja otak, dimana hal itu akan membuat kita bahagia. Selain itu mengapa kita membutuhkan waktu untuk diri sendiri, karena hal itu akan membuat kita lebih fokus kepada pekerjaan dan lebih produktif. Bunda juga kan menemukan solusi dari masalah dengan waktu luang itu. Dan yang terpenting, me time dapat meningkatkan hubungan Anda dengan suami dan anak Anda. (sumber; happyfy me time infographic).

Jika me time dirasa sulit didapatkan, coba deh beberapa me time berikut ini yang cukup mudah untuk dijalankan.

Tips Me-Time Sederhana

Aktifitas “me time” dapat dibagi menjadi 2 bentuk. Yang pertama adalah me time yang dilakukan di luar rumah, sedangkan yang kedua, me time yang dilakukan di dalam rumah. Bunda bisa mengatur kegiatan ini dengan berkoordinasi dengan suami atau orang di rumah.

  1. Tidur lebih malam, bangun lebih awal

Biasanya saya memanfaatkan me time saat anak saya tidur. Miris sih yah, kita jadi kurang istirahat. Tapi melakukan kegiatan tanpa diganggu saat menjadi ibu adalah barang mahal. Jadi saya rela mengorbankan waktu tidur saya sebentar, demi me time. Bangun satu jam lebih awal juga dapat menjadi alternatif me time bagi bunda. Dengan syarat tidak ada pekerjaan yang harus dilakukan di pagi itu. Meski sebentar kita bisa menikmati lagu yang kita suka, buka online-shop atau membaca buku favorit.

  1. Mandi

Bentuk me time di rumah selanjutnya adalah pada saat Anda mandi. Lucu yah, masa kita gak mandi sih. Walaupun ibu mungkin tahu saat punya baby, mandi sekali sehari saja sudah untung :D, untuk itu manfaatkan momen ini dengan sebaik-baiknya. Anda bisa memberikan sugesti kepada diri Anda bahwa setelah mandi badan akan terasa lebih segar dan Anda siap melakukan aktifitas selanjutnya. Percayalah, mandi dengan niat seperti itu akan lebih memberikan pengaruh yang baik ketimbang mandi begitu saja. Lagipula mandi dengan menambahkan niat seperti itu tidak membuat mandi Anda menjadi lama kan.

  1. Beribadah

Me time sederhana lainnya yang cukup memberikan efek yang besar adalah beribadah. Saya tahu kadang kita tak kuasa untuk memendam amarah dan kelelahan kita selama mengurus anak. Tidak jarang anak membuat kita menangis dan berkeluh kesah sendiri. Dengan sholat serta mengadu kepada Tuhan, amarah dan kekesalan itu akan hilang dan berganti. Bersyukur dengan adanya anak dan kesehatan akan menambah ketegaran Anda sebagai bunda.

Namun memang saya akui untuk ibu yang memiliki anak di bawah 1 tahun, meluangkan waktu untuk ibadah yang cukup lama sedikit susah. Karena ank belum mengerti arti menunggu. Lebih baik Anda meminta bantuan suami atau orang rumah yang lain untuk menjaga si kecil sementara Anda sholat, agar Ibu bisa leluasa beribadah.

  1. Social Media dan Grup Whats App

Kegiatan bersosialisasi bagi ibu yang sepanjang harinya di dalam rumah memang cukup penting. Mengapa? karena sewajarnya manusia, ia membutuhkan sarana untuk mengeluarkan unek-unek atau perasaan yang ia alami hari itu.

Sosial media bisa menjadi “pelarian” kegalauan ibu-ibu. Namun perlu digaris bawahi, social media memang akun privasi namun wilayahnya adalah area publik, jadi jangan bebas-sebebas-bebasnya. Sebagai bunda kece yang mengerti bagaimana berteknologi yang cerdas, tidak ada di kamus kita menjatuhkan nilai diri kita ke publik secara cuma-cuma.

Untuk itu biasanya saya menuangkan unek-unek saya di grup wasap ibu-ibu atau hanya ke suami saya saja. Bunda kece tahu batasan dalam ber-sosmed dong yah.

Piknik

Manfaatkan akhir pekan untuk bunda time
Manfaatkan akhir pekan untuk bunda time

Kegiatan me time yang satu ini mungkin yang paling ditunggu bunda-bunda cantik. Bagaimana tidak, setelah 24 jam non-stop berkutat di dapur, beberes, dapur lagi, ngepel lagi, itu lagi, Anda pasti terbayang harumnya udara di luar rumah. Cuci mata sambil seruput jus dingin pasti membuat wajah bunda sumringah. Yah kegiatan me time diluar rumah juga sangat penting dilakukan.

Bila hal ini bisa terjadi di akhir pekan saja, usahakan pekerjaan rumah Anda sudah beres semua. Sehingga jalan-jalan bunda tidak terganggu. Biasanya saya bilang ke suami jika ia sedang senggang. Kita bisa bagi pekerjaan rumah demi me time si mama. Jika saling mengerti satu sama lain, maka kegiatan me time bunda ini akan semakin berkah rasanya.

Nyalon, jalan ke mall, menulis di kafe, temu kangen sahabat lama, nonton bioskop, pergi ke pantai, hutan bisa me-recharge kepenatan Anda selama sepekan atau sebulan belakangan. Pastikan anggaran me time mama ini juga cukup yah, biar tidak ada yang berantem sesudahnya. 😀

Sekali lagi, jangan angggap enteng me time untuk bunda ini. Sebagian masyarakat ada yang mengklaim bahwa me time hanya bentuk ke-lebay-an saja. Namun setelah saya merasakan sendiri lelahnya menjadi ibu, baik fisik maupun mental. Saya akui, kegiatan me time ini juga membantu ibu untuk lebih sehat dan bisa mengurus keluarganya lebih maksimal.

Untuk itu buat apa menunggu lama, ayo searching tempat liburan yang menyenangkan untuk bunda. Asal satu yang penting, jadi ibu yang baik dulu ya bunda, baru deh dapat me time barokah. Semoga! :))

The following two tabs change content below.

LEAVE A REPLY