Meski telah diputar sebulan yang lalu, demam “dilan” rupanya belum surut juga. Pesona dilan yang katanya mewakili remaja tahun 90-an, mampu menyihir kaum hawa, tak terkecuali ibu-ibu muda. Iqbal Ramadhan yang memerankan tokoh dilan sukses membuat para wanita baper berjamaah.

Bahkan instagram Iqbal dipenuhi komentar para ibu-ibu muda yang gemas tak berkesudahan. Hihi. Kocak yah. Apa sih yang bikin mereka kesengsem banget sama si dilan ini. Tim Katabunda sempat mengorek komentar mama-mama muda yang telah terciduk menonton khidmat film Dilan ini. Ini alasan mereka:
1. Ceritanya Bagus
dilan2Bagi para pembaca novel Dilan 1990 rasanya nggak akan kecewa karena penulis novelnya turun langsung di film ini. Bagian-bagian penting dalam novel sukses diaplikasikan ke film ini. Terbukti ibu-ibu ini suka banget sama jalan cerita film Dilan. Mereka bilang, ceritanya bikin baper, dan latar film 90-annya dapet banget. Meski ringan namun pesan yang ingin disampaikan oleh film ini juga sampai ke penonton.

 

 

2. Mengenang Masa Remaja
dilan5Inilah mengapa sebagian penonton dilan ibu-ibu yang telah memiliki anak, karena film ini memang berlatar belakang 90-an. Dimana para generasi 70 dan 80-an sedang lucu-lucunya. “Jadi inget jaman SMA dulu, mengenang saat remaja,”. Nah kan itulah kenapa ibu ibu ini gregetan nonton dilan, karena nostalgia sama masa-masa muda dulu. Jadi pas nonton, nah iya nih dulu gw banget. 😀

 

3. Iqbalnya Gak Kuatt
dilan4Walaupun sempat diragukan saat awal-awal ingin memerankan sosok dilan, ternyata Iqbal membuktikannya dengan cukup gemilang. Aktingnya mampu menyedot perhatian semua orang. Bahkan pada beberapa adegan, Iqbal mampu menunjukan karakter dilan asli. Ibu-ibu muda pun yang menonton film ini tidak ada yang dibuat kecewa. “Cocok banget meranin dilan, tatapan matanya sama senyum isengnya bikin klepek-klepek, iqbalnya ganteng banget,” komentar penonton dilan yang berdomisili di pamulang ini dengan semangat.

4. Tidak Berlebihan
dilan3Film Dilan dinilai tidak lebay oleh penonton. Dari akting para pemain, latar ceritanya sampai gaya pacaran ala 90-an nya sesuai dengan kondisi saat itu. Vanesha yang memerankan milea pun banyak menuai apresiasi karena dinilai pas mewakili remaja saat itu. Tidak kecentilan dan sok cantik, kalem, lugu dan mandiri, sesuai dengan remaja putri 90-an. Begitupun Dilan, dapat memberikan contoh yang baik bagi generasi sekarang, dimana remaja tanggung kerempeng ini tetap patuh kepada orang tua dan penyayang keluarga loh. Nah gimana nggak histeris ibu-ibu muda nontonnya :D. Saat ditanya mau nonton lagi apa nggak pun, mereka juga jawab mauuu tapi takut baper lagi. Yihaaa selamat baper yaah ibuk-ibuk.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY