Sebagai seorang Ibu, salah satu hal yang wajib untuk kita perhatikan adalah pola tidur si kecil ya Bunda. Apakah teratur atau tidak? Sebab istirahat yang cukup sangat penting untuk kesehatan sang anak. Ketika dia memiliki pola tidur yang ideal, maka dia akan terlihat lebih segar, aktif dan ceria di siang hari dibandingkan jika kurang tidur. Nah, apakah si kecil sudah memilki pola tidur yang ideal Bunda? Jangan sampai ketika Bunda sudah tertidur karena kelelahan di malam hari, anak justru masih asyik bermain. Berikut ini tips-tips supaya pola tidur si kecil menjadi ideal atau teratur. Yuk, disimak!

  1. Ajarkan Anak Mengenal Siang dan Malam

Bunda, sebaiknya ajarkan anak mengenal perbedaan antara siang dan malam yah. Jangan perbolehkan anak bermain di malam hari sampai dia lupa waktu. Usahakan anak jangan terlalu aktif di malam hari Bunda. Selanjutnya, matikan televisi jika sudah tidak dipakai, redupkan cahaya lampu kamar ketika si kecil tidur, serta biasakan dia untuk menggosok gigi dan berdoa sebelum tidur.

Menghindari kebisingan dan cahaya membuat si kecil mampu membedakan antara siang dan malam. Dia akan mengerti bahwa malam merupakan waktu untuk beristirahat sehingga dengan sendirinya dia akan naik ke atas tempat tidur.

  1. Kenali Tanda Bahwa Si Kecil Mulai Lelah
Bunda harus peka saat anak sudah mulai mengantuk

Jika anak kita terlihat lelah dan menguap, maka ajak dia ke kamar tidur yah Bunda. Setelah itu Bunda bisa mulai membacakan dongeng, mengusap-ngusap kepalanya dan hal-hal lain yang mampu membuat anak menjadi lebih cepat terlelap.

Bunda harus tahu ketika si kecil menunjukkan tanda-tanda mengantuk dan segera mengambil tindakan supaya dia bisa lekas istirahat dengan nyenyak.

  1. Buat Anak Nyaman Ketika Tidur

Jika anak senang dengan tempat tidur atau kamarnya, maka dia akan berlama-lama di sana. Mungkin, anak yang suka begadang karena dia kurang nyaman dengan tempat tidurnya. Bunda harus rajin membersihkan kamar si kecil yah Bunda. Merapikan barang-barang yang berserakan dan menyapu lantai. Bersihkan juga kasurnya yah Bunda.

Selain itu, juga bisa dengan cara membelikan dia boneka dan letakkan di atas kasur. Selimut dengan gambar kartun yang lucu-lucu atau dinding kamar yang dihias. Nah, jika si kecil nyaman dan suka dengan kamarnya, maka dia akan senang untuk menghabiskan waktu istirahat di sana.

  1. Buat Jadwal Tidur Anak

Usahakan supaya anak jangan terlalu lama tidur siang karena hal tersebut dapat membuat dia menjadi sulit untuk tertidur ketika malam karena tubuhnya sudah banyak menyimpan energi untuk kemudian aktif di malam hari. Buatlah jadwal yang sesuai dengan pola tidur idealnya seorang anak.

Berikut ini pola tidur ideal seorang anak menurut dokter Cesilia Handayani (dikutip dari klikdokter.com)  berdasarkan usia yah Bunda:

Bayi 0 – 2 bulan harus tidur sekitar 12 – 18 jam setiap hari. Kurang lebih 8,5 jam tidur malam dan 7,5 jam tidur siang.

Bayi 3 – 11 bulan harus tidur sekitar 14 – 15 jam setiap hari. Kurang lebih 11 jam tidur malam dan sisanya tidur siang.

Balita 1 – 5 tahun harus tidur 12 – 14 jam setiap hari, yakni sekitar 10 – 11 jam tidur malam dan 2 jam tidur siang.

Usia 10 – 17 tahun cukup dengan tidur 8 – 9 jam setiap hari.

Menurut keterangan Dokter Cesilia Handayani, “Tidur merupakan salah satu rangsang bagi tumbuh kembang otak. Saat tidur diproduksi hormon pertumbuhan untuk memulihkan tubuh, memperbaiki sel-sel, membangun otot dan jaringan pendukung.”

Selain itu, tentu ada banyak lagi manfaat lainnya jika si kecil memilki pola tidur yang bagus dan teratur. Anak akan menjadi lebih bahagia, jantungnya sehat, memiliki berat badan yang ideal, otak lebih encer, meningkatkan kekebalan tubuh dan mengurangi risiko terkena penyakit. Ketika anak cukup istirahat, dia akan lebih mudah menangkap setiap ilmu yang dia dapatkan di siang harinya. Anak akan lebih mudah berkonsentrasi dan tidak cepat marah.

Begadang membawa banyak dampak buruk bagi anak yah Bunda. Seperti misalnya menjadi mudah lelah, tidak terlihat aktif, mudah emosi dan marah-marah, penurunan IQ serta rentan terkena penyakit. Anak yang kurang tidur juga dapat berpengaruh pada berat badannya dan berisiko diabetes di kemudian hari karena proses penyerapan makanan kurang baik di dalam tubuh. Selain itu dapat mengganggu waktu istirahat Bunda dan suami sehingga menjadi sulit tertidur juga karena si kecil masih aktif bermain di malam hari.

Wah, sebaiknya Bunda mulai mengatur pola tidur si kecil yah supaya menjadi teratur demi kesehatan dan perkembangannya. Sebab anak yang aktif dan ceria adalah idaman semua Ibu.

 

LEAVE A REPLY