Hampir setiap orang pernah merasakan sariawan hingga sulit untuk makan yah Bunda. Sariawan sendiri merupakan sebuah luka kecil dan terasa nyeri pada bagian jaringan lunak di dalam mulut, pada lidah, dasar gusi, bibir atau pada sisi rongga mulut. Sariawan bisa disebut sebagai aphthous ulcer, apthous stomatis, mouth ulcer atau canker sores.

Sariawan ini bisa muncul hanya satu saja pada bagian dalam mulut, atau dalam beberapa kasus bisa muncul beberapa buah sekaligus. Meskipun begitu, sariawan tidak bersifat menular meskipun salah satu penyebabnya ialah terinfeksi bakteri atau virus. Nah, bagi Bunda atau anggota keluarga sering mengalami sariawan, info ini akan sangat berguna.

Penyebab Sariawan

Penyebab sariawan sendiri yang paling umum adalah karena daya tahan tubuh kita melemah, kita kekurangan vitamin B12 atau asam folat, atau juga karena kita terinfeksi bakteri dan virus tertentu. Selanjutnya, perubahan hormon juga bisa menjadi penyebab munculnya sariawan. Seperti perubahan hormon pada saat menstruasi atau pun hamil. Dalam beberapa kasus, trauma pada jaringan lunak di sekitar mulut pun dapat menyebabkan sariawan, misalnya saat lidah atau bibir kita tidak sengaja tergigit ketika makan, lidah tergores makanan yang tajam seperti keripik atau saat kita menyikat terlalu keras hingga melukai gusi. Sebenarnya sariawan dapat dialami oleh siapa saja, tetapi paling sering terjadi pada remaja dan wanita dewasa muda.

Cara Mengatasi Sariawan

Sariawan tentu sangat mengganggu dan membuat kita tidak nyaman yah Bunda. Mau makan pasti nyeri, minum pun juga. Nah, berikut ini beberapa hal yang bisa Bunda gunakan untuk mengatasi sariawan:

1. Air Garam

Bunda bisa berkumur dengan air garam selama kurang lebih 1-2 menit untuk dapat meredakan sariawan. Nah, garam ini memiliki sifat antiradang dan antibakteri untuk mencegah sariawan semakin parah nih Bunda. Garam juga bisa membantu mempercepat proses penyembuhan sariawan. Air garam ini juga bisa mencegah infeksi di mulut loh Bunda!

Nah, untuk membuat larutan air garam ini, Bunda cukup tambahkan satu setengah sendok teh garam ke dalam satu gelas air hangat. Kemudian Bunda aduk sampai rata hingga garamnya melebur, setelah itu Bunda berkumur-kumur deh dan jangan ditelan. Setelah selesai segera buang air garam tersebut dan bilas dengan air putih biasa. Bunda bisa ulangi beberapa kali nih sampai sariawan terasa mengecil.

2. Madu

Madu juga bisa digunakan sebagai obat sariawan nih Bunda. Oleskan madu pada bagian mulut Bunda yang sariawan. Seperti dilansir dari Prevention, madu memiliki sifat antibakteri dan antiradang yang bisa mengurangi rasa perih pada sariawan nih, sekaligus juga bisa mempercepat proses penyembuhan sariawan. Hal tersebut didapat dari penelitian yang dilakukan di Saudi Arabia terhadap 94 partisipan yang rutin mengoleskan madu ke bagian sariawan di dalam mulut mereka.

3. Kantong Teh Bekas

Ternyata, mengompres kantung teh bekas pun bisa menjadi obat sariawan pada lidah dan bibir kita nih Bunda. Kantung teh ini bersifat basa sehingga dapat menetralisir lingkungan mulut yang asam supaya tidak memperburuk keadaan sariawan di mulut.

Daun teh juga mampu melawan infeksi dan peradangan. Sisa teh yang diseduh juga mampu meningkatkan kesehatan gusi dan mengurangi risiko penyakit pada gusi menurut American Academi Of Periodontology. Bunda cukup tempelkan kantung teh celup yang sudah bekas kira-kira selama lima menit pada bagian sariawan.

4. Kelapa

Kelapa ini bisa mencegah peradangan dan mengurangi rasa sakit yang timbul akibat sariawan loh Bunda! Selain itu, kelapa juga bisa menyejukkan suhu tubuh kita. Nah, cara menggunakan kelapa sebagai obat sariawan ini ialah dengan Bunda campurkan madu dengan susu kelapa atau minyak kelapa, kemudian oleskan ke bagian yang sariawan. Ulangi pemakaian tersebut sebanyak 3 sampai 4 kali dalam sehari yah Bunda.

5. Lidah Buaya

Sariawan tentu sangat mengganggu dan membuat mulut terasa panas. Bunda siapkan lidah buaya kemudian cuci sampai bersih yah untuk mengobati sariawan. Nah, oleskan daging lidah buaya pada sariawan. Diamkan selama beberapa jam dan ulangi 2 sampai 3 kali dalam sehari yah. Lidah buaya ini bisa membantu menghilangkan sariawan karena bersifat antiradang dan mempereda rasa nyeri.

6. Es Batu

Es batu juga bisa Bunda gunakan untuk mengatasi sariawan nih. Bunda bisa kompres lidah dengan es batu yang telah dibungkus atau bisa dengan mengulumnya secara langsung pada bagian yang sariawan dan biarkan hingga es tersebut mencair di sana. Rasa sejuk yang dihasilkan oleh es batu ini bisa meringankan rasa nyeri loh Bunda.

7. Obat Kumur

Saat mengunakan obat kumur sebagai penyembuh sariawan, maka Bunda harus beli obat kumur yang mengandung salah satu  dari empat zat. Pertama, zat antiseptik atau antibotik yang berfungsi untuk membunuh bakteri di sekitar mulut. Kedua, zat antihistamin atau anestesi lokal untuk mengurangi rasa sakit. Ketiga, zat antijamur yang berfungsi mencegah pertumbuhan jamur lebih banyak lagi. Terakhir, kortikosteroid untuk mengobati perdangan yah Bunda.

8. Kurangi Konsumsi Makanan Asam

Tahukan Bunda, makanan yang mempunyai rasa asam bisa memperburuk sariawan loh. Nah, Bunda harus ganti nih makanan yang asam dengan yang berasa netral atau pun manis. Pilih makanan sehat yang bagus untuk tubuh yah Bunda.

9. Obat Kortikosteroid

Jika Bunda sudah lakukan berbagai cara alami tapi sariawan tidak kunjung hilang, nah Bunda bisa beli obat kortikosteroid yang mampu melawan peradangan nih. Obat ini tersedia dalam bentuk obat kumur, salep atau pun minum.

Lantas, bagaimana dengan obat sariawan untuk anak?

Meskipun sariawan bisa hilang dengan sendirinya, tetapi alangkah baiknya untuk kita obati yah Bunda. Apalagi, anak-anak kadang tidak tahan dengan rasa nyeri dan sakitnya.

Saat si kecil sariawan, langkah pertama yang bisa Bunda lakukan ialah dengan memberikannya obat pereda rasa nyeri misalnya paracetamol atau ibuprofen. Tapi jangan berikan ibuprofen pada bayi berusia di bawah 7 bulan yah Bunda. Langkah kedua, Bunda bisa berikan es batu untuk dikulum oleh anak. Langkah ketiga, berikan antasida cair sebanyak 4 kali dalam sehari sebagai obat sariawan untuk anak. Untuk anak di atas 6 tahun, bisa Bunda berikan satu sdm (5 mL) obat antasida sebagai obat  kumur. Sementara pada anak di bawah 6 tahun, cukup dengan celupkan kapas ke dalam obat tersebut dan tempelkan ke bagian yang sariawan. Langkah keempat, bisa gunakan obat perawatan sariawan untuk anak berusia di atas 4 tahun. Terakhir, saat sariawan masih tidak kunjung hilang dan malah menimbulkan gejala lain seperti misalnya rasa nyeri semakin meningkat atau infeksi di sekitar mulut, maka Bunda harus konsultasikan si kecil ke dokter dengan segera.

Meskipun sariawan umumnya akan hilang dalam rentang waktu 7 sampai 14 hari, tetapi rasa nyerinya sangat mengganggu dan membuat kita tidak nyaman yah Bunda. Untuk itu jangan lupa juga untuk selalu menjaga kebersihan mulut Bunda dan keluarga supaya terhindar dari sariawan.

LEAVE A REPLY