Halo, Bunda! Apakah Anda seorang wanita karir yang sibuk dengan pekerjaan di luar rumah sehingga tidak ada waktu untuk mengurus pekerjaan di dalam rumah? Atau bukan wanita karir, tetapi tetap ingin mencari pembantu atau asisten rumah tangga untuk bantu ringankan pekerjaan? Nah, sebelum menentukan seseorang layak atau tidak untuk kita terima menjadi asisten rumah tangga, tentunya Bunda harus tahu bagaimana cara memilih asisten rumah tangga yang baik supaya terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan yah Bunda.

Akhir-akhir ini ada beberapa kejadian di mana pembantu rumah tangga melakukan hal kriminal kepada anak majikannya. Seperti kejadian di Serpong, Tangerang, di mana ada seorang asisten rumah tangga atau ART mencampurkan susu dengan obat alergi sejenis cetirizine yang kemudian di berikan kepada anak majikannya yang masih bayi, dengan dosis yang cukup tinggi.

Vierza Belinna (23 tahun), wanita yang memperkerjakan asisten rumah tangga tersebut mengatakan bahwa anaknya sering tertidur pulas beberapa waktu belakangan, hingga suatu ketika bayi yang masih berusia 4 bulan itu tidak mau bangun meski sudah dicium dan berusaha dibangunkan. Akhirnya Vierza pun mengetahui bahwa anaknya diberi obat tidur oleh pembantunya.

Sumber Foto : Tell me baby

“Pas dicek Puji Tuhan, Great so Far baik sehat cuma itu efeknya dia muntah-muntahin semua susu yang masuk. Pas dicium botol susu yang dibuat si pembantu dan dibuat gw, dokter membenarkan kalo ada campuran obat di dalam susu gwen dan diagnosis lebih ke cetirizine,” tulis Vierza pada akun instagramnya seperti dikutip dari Suara.com.

Dilansir dari Healthline, obat cetirizine biasanya dikonsumsi oleh anak usia 2 tahun ke atas. Jika anak di bawah umur mengonsumsinya, benar-benar harus dengan arahan dokter karena obat tersebut memiliki sederet efek samping seperti diare, muntah, ngantuk, gelisah, merasa lelah dan sebagainya. Bahkan bisa menimbulkan efek serius hingga kesulitan bernapas dan menelan. Wah, mengerikan sekali yah Bunda.

Ada pula baru-baru ini insiden penganiayaan yang dilakukan ART kepada anak asuhnya di kawasan Jelambar, Jakarta Barat. Oknum tersebut mengikat kedua tangan korban, bahkan menutup paksa wajah sang anak dengan wallpaper. Tentunya kekerasan ini merupakan hal yang tidak ingin kita alami yah Bunda.

Nah, supaya terhindar dari hal tersebut, Bunda harus tahu nih bagaimana cara memilih asisten rumah tangga yang baik. Yuk, simak!

1. Bisa Dipercaya

Hal yang paling utama dalam memilih asisten rumah tangga adalah bahwa si calon ART tersebut harus dapat dipercaya. Tentu Bunda akan merasa aman jika memperkerjakan orang yang dapat dipercaya untuk mengurus pekerjaan rumah tangga, seperti memasak, mencuci, menyapu dan juga memperhatikan si kecil apakah sudah makan atau belum? Nah, untuk mendapatkan pembantu yang bisa di percaya, Bunda juga harus mencarinya lewat sumber yang benar nih, misalnya salah satu anggota keluarga, teman atau pun kerabat.

Namun, jika Bunda ingin mencari asisten rumah tangga atau ART lewat yayasan, maka carilah yayasan yang baik di mana mereka mempunya catatan referensi dan telah membekali para calon ART dengan keterampilan dan keahlian dalam mengurus perkerjaan rumah tangga. Jadi Bunda harus benar-benar selektif dalam memilih yayasan penyalur tenaga kerja karena tidak jarang ada yayasan yang nakal di mana mereka hanya mencari keuntungan saja. Sebaiknya sih, Bunda memang harus mencari ART lewat rekomendasi dari keluarga atau teman saja.

2. Lakukan Wawancara

Seperti penerimaan pekerja pada umumnya, wawancara atau bertatap muka dan bertanya-tanya dengan si calon ART juga penting. Bunda tentu akan tahu bagaimana karakter si calon asisten rumah tangga tersebut dan jangan sampai Bunda memperkerjakan orang tanpa tahu karakter dan latar belakangnya. Terlebih lagi ketika Bunda dan suami adalah pasangan muda yang tengah belajar dalam membina rumah tangga yang baik.

3. Cari Tahu Pengalaman Kerjanya

Bunda tidak boleh asal-asalan dalam memilih asisten rumah tangga. Luangkan waktu untuk cari tahu apakah pengalaman kerjanya memang sudah bagus dan layak untuk Bunda pertimbangkan menjadi pembantu di rumah? Jangan sampai ketika Bunda sudah keluarkan budget mahal-mahal, tetapi pekerjaannya malah tidak rapi dan tidak bisa membantu Bunda. Kalau sudah begini pasti pusing sendiri yah.

4. Lakukan Role Play

Coba Bunda minta supaya si calon asisten rumah tangga tersebut berinteraksi dengan anak Bunda. Perhatikan bagaimana caranya berkomunikasi dengan anak termasuk juga tutur kata dan sikapnya. Juga jangan lupa Bunda perhatikan bagaimana sikap si kecil saat diajak berinteraksi dengan si calon asisten rumah tangga tersebut, apakah ia merasa senang atau justru malah terlihat tidak suka?

5. Amati Bahasa Tubuh

Dalam memilih asisten rumah tangga, Bunda boleh ajukan banyak pertanyaan supaya lebih meyakinkan. Nah, saat pengajuan pertanyaan tersebut, amati setiap bahasa tubuhnya ketika berbicara atau menjawab pertanyaan Bunda. Entah itu kontak mata, menjawab dengan cepat atau ragu-ragu, juga gerakan tangan serta mulutnya.

6. Amati Cara Berbicara Dan Isi Pembicaraannya

Usahakan jangan langsung percaya ketika calon asisten rumah tangga mengatakan sesuatu. Misalnya ketika ia mengatakan bahwa dirinya menyukai anak-anak padahal ketika diminta berinteraksi dengan si kecil raut wajahnya terlihat malas-malasan. Perhatikan pembicaraan asisten rumah tangga supaya Bunda merasa yakin, apakah yang ia katakan memang benar begitu realitanya.

Nah, selain beberapa hal di atas, saat memilih asisten rumah tangga Bunda juga harus pikirkan berapa budget yang harus Bunda keluarkan dan pastikan sesuai dengan pekerjaan yah. Jadi Bunda harus cari tahu lebih dahulu nih, bisa dengan bertanya-tanya kepada teman atau tetangga. Jangan sampai karena tidak tahu, gajinya jadi tidak sesuai dan membuat si asisten rumah tangga tidak betah. Selanjutnya juga harus pikirkan jam kerja nih Bunda, supaya si asisten rumah tangga bisa tepat waktu dan tahu kapan ia harus bekerja dan kapan waktunya istirahat.

Editor : Lisa Mama Nelson

LEAVE A REPLY