Sebagai orangtua kita mungkin sering bertanya-tanya apakah berat badan anak kita ideal atau tidak ya, Bunda? Kita cemas apakah anak kita sudah mendapatkan asupan gizi yang baik atau belum sehingga seringkali membandingkan berat badannya dengan anak-anak lain. Padahal sebenarnya setiap anak memiliki grafik pertumbuhan yang berbeda-beda, ada yang mengalami pertumbuhan lebih cepat dan ada pula yang lambat. Biasanya anak laki-laki mengalami pertumbuhan yang lebih cepat dari anak perempuan.

Menurut dokter spesialis anak asal Amerika Serikat Robert M. Kliegman, rata-rata berat badan normal seorang bayi yang baru lahir adalah 3 sampai 3,5 kg. Pada umur 5 bulan, berat badan idealnya 2× berat badan bayi saat lahir. Saat umur 1 tahun berat badannya mencapai 3× berat badan bayi saat lahir. Kemudian pada umur 2 tahun, berat badannya mencapai 4× berat badan bayi saat lahir dan berat badan tersebut bisa saja berubah-ubah seiring berjalannya waktu karena berat badan memang bersifat dinamis tergantung kondisi tubuh si kecil dan asupan nutrisi yang masuk.

Dr. Kleigman juga membuat patokan untuk kenaikan berat badan bayi yang ideal pada tahun pertamanya, yakni:

700-1000 gram/bulan pada triwulan I

500-600 gram/bulan pada triwulan II

350-450 gram/bulan pada triwulan III

250-350 gram/bulan pada triwulan IV

Sementara itu, pada masa pra-sekolah, kenaikan rata-rata berat badan ideal anak adalah 2kg/tahun.

Berikut ini rumus untuk memperkirakan berat badan anak:

Usia 3-12 bulan

Berat badan anak (dalam kg) = (Usia dalam bulan + 9) : 2

Usia 1-6 tahun

Berat badan ideal (dalam kg) = (Usia dalam tahun × 2) + 8

Usia 7-12 tahun

Berat badan ideal (dalam kg) = (Usia dalam tahun) × 7) : 2

Atau Bunda bisa menggunakan rumus berikut untuk usia 1-10 tahun.

BBI (Berat badan ideal) = 2.n + 8

Berikut ini contoh menghitung berat badan ideal pada anak.

Berat badan ideal = 2.n + 8

Ket: n adalah umur anak dalam tahun.

Contoh: Umur anak 3 tahun 4 bulan maka (2×3,4) + 8 = 14,8

Maka berat badan ideal anak berumur 3 tahun 4 bulan adalah 14,8 kg.

Ada banyak sekali faktor yang mempengaruhi berat badan anak seperti misalnya nutrisi (meliputi protein, kalsium, zat besi dan lain-lain), hormon, faktor keturunan, penyakit, waktu tidur, jumlah aktivitas fisik dan sebagainya. Karena itu, supaya anak Bunda memiliki berat badan yang ideal, sebaiknya Bunda perhatikan betul-betul apakah asupan nutrisinya terpenuhi?

Bunda harus berikan sayur, ikan, buahan dan makanan yang mengandung gizi lainnya. Ingat ya, Bunda, porsi makanan yang banyak hanya membuat anak menjadi gemuk, tetapi jika nilai gizi makanan tersebut terpenuhi maka membantu mendorong pertumbuhannya. Bunda juga harus pastikan bahwa waktu istirahat atau tidurnya cukup dan mulai membiasakan anak untuk berolahraga ringan. Selain itu, jangan lupa pula untuk berikan ASI ekslusif sampai usia 6 bulan saat bayi karena ASI ekslusif sangat bagus untuk pertumbuhan. Faktor nutrisi yang diberikan pada bayi saat lahir berperan penting dalam status pertumbuhannya di masa mendatang lho, Bunda!

Nah, untuk mengetahui grafik perkembangan berat badannya, sebaiknya Bunda periksakan anak Bunda ke posyandu atau puskesmas terdekat setiap bulannya. Jika setiap bulannya mengalami peningkatan, maka si kecil sudah terpenuhi asupan gizinya, tetapi jika setiap bulannya semakin menurun, berarti ada masalah dengan anak Bunda dan segeralah konsultasikan dengan dokter supaya pertumbuhan anak Bunda tidak terganggu.

Ketika kita melihat pertumbuhan si kecil berjalan dengan bagus dan ia pun tampak sehat dan ceria, tentu kita sebagai orangtua merasa senang ya, Bunda? Semoga artikel ini bermanfaat.

3 COMMENTS

LEAVE A REPLY