Seorang wanita yang telah menikah dan memiliki buah hati, umumnya terlalu fokus pada pekerjaannya sebagai seorang ibu sampai lupa meluangkan waktu untuk diri sendiri atau yang biasa disebut dengan me time. Padahal, me time itu penting untuk ibu rumah tangga lho, Bunda!

Hal tersebut dibenarkan oleh Anna Surti Ariani, Psikolog dari Mediacare Clinic yang mengatakan bahwa me time  adalah sarana untuk membebaskan diri dari rutinitas sehari-hari guna mendapatkan energi baru untuk menghadapi rutinitas itu lagi.

Selain itu, seorang Psikolog Monica Sulistiawati juga mengungkapkan betapa pentingnya meluangkan waktu untuk diri sendiri. “Me time itu penting banget karena menjadi seorang Ibu banyak banget tantangannya. Banyak perubahan yang terjadi dalam dirinya, apalagi perubahan hormonnya, dengan me time bisa membuat Ibu rehat sebentar dari rutinitasnya, bahkan dia bisa kembali ke sosok dirinya yang dulu,” tuturnya. “Kalau sudah me time, ketika dia kembali bertemu anaknya, energinya ke charge lagi yang tadinya mungkin udah capek banget nemenin anaknya, kemudian dia sudah hopeless, sudah frustrasi, dia jadi semangat lagi,” sambung Monica, seperti dilansir dari theasianparent.

Manfaat Me Time untuk Ibu Rumah Tangga

Bisa membuat Bunda lebih fresh untuk menjalankan rutinitas. Selain itu, juga bisa menghilangkan stres. Dengan meluangkan waktu untuk diri sendiri, Bunda lebih bisa mengontrol perasaan sehingga tidak mudah marah saat rasa lelah melanda setelah mengurus pekerjaan rumah seharian, ditambah mengurus anak. Dengan begitu, segala pekerjaan menjadi ibu tumah tangga bisa Bunda selesaikan dengan baik.

Menurut Psikolog Kathleen Kendali Tacket di Amerika Serikat, cukup dengan meluangkan waktu sekitar 15-20 menit sehari, me time dipercaya sebagai salah satu cara rileksasi diri.

Alasan Seorang Bunda Layak Mendapatkan Me Time

1. Karena Bahagianya Seorang Ibu adalah Bahagianya Keluarga

Kegiatan me time bisa membuat Ibu bahagia, secara otomatis respon terhadap keluarga pun menjadi lebih baik. Setelah me time, ibu bisa menjadi lebih sabar menemani anak bermain, lebih telaten mengurus pekerjaan rumah tangga dan sebagainya. Seperti apa yang dikatakan oleh Psikolog keluarga dari Universitas Pancasila Jakarta, Sri Juwita Kusumawardhani, beliau mengungkapkan jika seorang ibu merasa bahagia maka ia dapat bersikap lebih positif pada pasangan dan anak-anak.

2. Mengerti Rasa Rindu dan Dirindukan

Jangan salah lho, Bunda. Kegiatan me time juga bisa mengajarkan rasa kebersamaan terhadap keluarga. Ketika Bunda merasa bosan dengan rutinitas yang itu-itu saja, misalnya mendampingi anak secara terus-menerus, dengan adanya me time sebentar sebelum Bunda kembali ke kehidupan semula menjadi seorang Ibu yakni mendampingi lagi si kecil, maka Bunda akan tahu rasanya menghabiskan waktu tanpa kehadiran sang buah hati dan ketika bertemu lagi merasa lebih bahagia. Begitu pula dengan si kecil, terbayang betapa senangnya ia saat kembali bertemu dengan Bunda setelah beberapa saat berpisah. Selain itu, me time juga bisa membuat Bunda menjadi tidak kaget lagi saat anak sering menghabiskan waktu di luar rumah ketika usianya beranjak dewasa.

3. Sarana Komunikasi dengan Diri

Me time bisa membuat Bunda menikmati waktu seorang diri. Bunda bisa kembali menjadi diri Bunda yang sesungguhnya. Bisa kembali mengasah bakat misalnya, melakukan hal-hal yang disukai sehingga Bunda merasa jauh lebih baik dari sebelumnya. Ibaratnya, dengan me time Bunda bisa mengerti apa yang diri Bunda inginkan di sela-sela kesibukan menjadi seorang ibu rumah tangga. Bunda tidak akan menjadi orang asing terhadap diri Bunda sendiri.

4. Menjalani Minat Bukanlah Hal yang Egois

Bunda, biarkan si kecil tahu apa minat atau hobi Bunda. Biarkan mereka tahu bahwa ternyata Bunda punya kehidupan lain yang tidak ada hubungannya dengan mereka. Umumnya, seorang anak pun akan merasa bangga ketika tahu ternyata ibunya bisa melukis misalnya. Atau bisa saja si kecil menjadi merasa tertarik dan berniat meneruskan hal yang Bunda sukai tersebut.

Beberapa kegiatan me time yang bisa Bunda lakukan

– Melakukan perawatan kecantikan.

– Melakukan hobi  Bunda seperti misalnya menjahit, melukis, menonton film, mendengarkan musik, fotografi, membaca buku, berolahraga dan lain sebagainya.

– Menghabiskan waktu dengan mengobrol santai bersama teman-teman.

– Menjadi anggota komunitas yang Bunda minati.

– Menelepon sahabat Bunda.

– Tidur.

– Jalan-jalan atau shopping.

– Menonton tutorial makeup, tutorial memasak dan sebagainya.

– Ikut reuni.

– Ngopi cantik.

– Berkebun.

– Memasak menu baru.

– Mandi.

Bagaimana, Bunda? Tidak ada salahnya kita memberikan hadiah kepada diri sendiri selama hal tersebut tidak kita lakukan secara berlebihan yah.

LEAVE A REPLY