Bunda, pernahkah saat  hendak meninggalkan anak untuk tidur sendirian di dalam kamar, si kecil suka mengatakan, “Bunda, aku takut tidur sendirian.” Jika pernah, maka tentu saja Bunda tidak sendirian. Ketakutan itu sendiri merupakan hal yang wajar, kok. Sebab anak-anak juga tengah hebat-hebatnya dalam berimajinasi. Meskipun begitu, ada baiknya jangan Bunda remehkan hal tersebut karena takut terbawa hingga dia dewasa.

Penyebab Anak Takut Hantu

Anak takut hantu itu disebabkan karena banyak hal yah, Bunda. Biasanya sih faktor yang berasal dari luar diri anak itu sendiri. Seperti apa yang dikatakan oleh Muhammad Rizal, seorang Psi dari Lembaga Terapan Psikologi, “Sebenarnya anak kecil itu nggak kenal hantu. Kalau anak kecil menganggap hantu itu menyeramkan ya karena lingkungannya.” Mungkin tanpa sadar Bunda setiap kali berusaha mengendalikan si kecil, malah melontarkan kalimat yang bersifat menakut-nakuti. Jika begitu, maka lingkungan tempatnya berkembanglah yang membuatnya menjadi pribadi yang penakut. Ditambah anak-anak imajinasinya memang tinggi. Mereka sering berkhayal sesuatu yang berlebihan, maka sesuatu yang didengarnya itu akan terus dia ingat di dalam kepala atau bahkan mungkin dia kembangkan menjadi lebih besar lagi. Selain itu, bisa jadi karena dia pernah mengalami hal buruk seperti mimpi menyeramkan ataupun ditakut-takuti oleh temannya.

Cara Mengatasi Ketakutan Anak Pada Hantu

Tanamkan Tauhid dan Aqidah Yang Benar

Kita harus meyakinkan kepada anak tentang kekuasaan Allah SWT yang di atas segalanya. Tidak ada kekuatan yang bisa melebihi kekuatan Allah SWT, jadi jangan takut terhadap hantu. Seperti ketika Rasulullah shallallahu ‘alahi wasallam menasihati Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu saat masih kecil.

“Pada suatu hari saya pernah membonceng di belakang Rasulullah shallallahu ‘alahi wasallam, lalu beliau bersabda, “Wahai anak muda, sesungguhnya akan kuajarkan kepadamu beberapa kalimat. Jagalah Allah, niscaya ia akan menjagamu. Jagalah Allah niscaya engkau akan mendapatinya ada di hadapanmu. Apabila engkau meminta sesuatu, mintalah kepada Allah. Jika engkau memohon pertolongan, mohonlah kepada Allah. Ketahuilah, andaikan saja umat seluruhnya berkumpul untuk memberikan manfaat kepadamu, mereka tidak akan bisa memberikan manfaat kepadamu kecuali sesuatu yang telah ditetapkan Allah untukmu. Dan andaikan saja mereka bersatu untuk menimpakan bahaya terhadapmu, mereka tidak akan bisa memberikan bahaya itu terhadapmu kecuali yang Allah tetapkan atasmu. Pena telah diangkat dan lembar catatan telah kering.” (HR. Tirmidzi)

Ajarkan Wirid dan Doa

Bunda, jika si kecil sering sekali merasa takut, maka ajarkanlah dia untuk selalu wirid dan berdoa. Bisa melakukan wirid pagi ataupun sore. Selanjutnya ajarkan dan biasakan anak untuk selalu berdoa. Seperti misalnya doa sehari-hari, doa sebelum tidur, saat hendak masuk ke toilet, dan sebagainya. Katakan kepada anak bahwa dengan rajin wirid dan berdoa, bisa menjauhkan kita dari kemungkinan-kemungkinan yang buruk. Karena dengan berdoa, berarti kita telah meminta pertolongan Allah SWT untuk melindungi kita. Jadi tidak perlu merasa takut lagi karena ada Allah SWT yang kekuasaan-Nya di atas segalanya.

Doakan Anak

Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam saat meminta perlindungan untuk cucunya Hasan dan Husain, beliau mengatakan,

“Aku mohon perlindungan untukmu berdua dengan kalimat Allah yang sempurna dari setiap setan dan binatang berbisa, dan juga dari setiap mata yang jahat.”

Sebagai orangtua, kita memang harus mendoakan anak kita yah, Bunda. Kita pasti selalu ingin buah hati kita berada dalam kondisi yang baik-baik saja dan dijauhkan dari segala bahaya. Apalagi mungkin saat si kecil tengah berada jauh dari jangkauan kita, maka doalah yang bisa kita jadikan sebagai obat kegelisahan hati.

Jauhkan Anak Dari Hal Yang Membuatnya Takut

Usahakan supaya anak jauh dari faktor-faktor yang dapat membuat ketakutannya muncul yah, Bunda. Seperti misalnya suasana gelap, film-film seram, ataupun cerita-cerita tentang hantu. Kita pastinya harus kenali dulu nih hal apa saja yang membuat anak kita merasa takut, maka harus kita jauhi mereka dari hal-hal tersebut. Untu dapat mengetahuinya, sebaiknya kita meminta kepada anak supaya ceritakan tentang ketakutannya tersebut.

Jangan Menunjukkan Ketakutan Di Depan Anak

Sebaiknya Bunda jangan menjerit ketakutan ketika merasa takut karena biasanya anak akan mengamati dan belajar banyak hal dari lingkungannya. Bisa saja si kecil jadi menyimpulkan kalau hantu itu seram karena melihat Bunda merasa takut bahkan sampai menjerit tersebut. Imanjinasi si kecil jadi berkembang tentang hantu dan membuat dirinya ikut merasa takut.

Nah, sebagai orangtua Bunda justru lebih baik menunjukkan hal yang sebaliknya, yakni memberi contoh keberanian. Namun, jika anak tetap merasa takut, maka ajarkan dia untuk menarik nafas dalam-dalam dan merilekskan diri.

Bagaimana, Bunda? Semoga artikel ini bermanfaat yah!

LEAVE A REPLY