Tidak bisa dipungkiri, gula menjadi salah satu bahan makanan yang sangat disukai oleh semua orang karena selain rasanya yang manis, gula juga bisa membangkitkan nafsu makan hingga mendorong terciptanya perasaan  bahagia. Meskipun begitu, nyatanya mengonsumsi gula secara berlebihan bisa membahayakan tubuh kita loh Bunda!

Menurut dokter spesialis penyakit dalam RS Siloam Jakarta, Dr. Mulyani Anny Suryani Gultom, dalam sehari tubuh kita hanya membutuhkan asupan gula sekitar 50 gram atau setara dengan empat sendok makan saja. Jumlah ini setara dengan konsumsi 2 gelas teh manis, jika melebihi standar ini berarti Anda sudah mencapai tahap kecanduan gula. Misalnya, ketika dulu kita puas dengan 4 sendok gula saja perhari, maka di masa yang akan datang kita memerlukan 8 sendok gula untuk menemukan kepuasan rasa yang sama. Candu gula ini bersifat akumulatif. Selain kecanduan, tentu ada sederet bahaya lainnya seperti menyebabkan obesitas, diabetes hingga penyakit jantung.

Berikut Beberapa Penyakit Yang Bisa Muncul Karena Konsumsi Gula Berlebihan.

1. Obesitas

Candu gula bersifat akumulatif, membuat penikmat gula susah berhenti mengonsumsi.

Menurut British Dietetic Association (BDA), makanan dan minuman yang mengandung gula tambahan juga mengandung banyak kalori. Gula mematikan sistem kendali nafsu makan seseorang, sehingga seseorang yang sekali saja mengonsumsi makanan dan minuman manis maka akan tertarik untuk mengonsumsi makanan manis lainnya. Jika sudah begitu, kalori yang dikonsumsi bisa melebihi batas normal dan jika kebiasaan buruk ini dibiarkan secara terus menerus maka akan menyebabkan Bunda mengalami kenaikan berat badan yang berlebih atau obesitas.

2. Diabetes

Penyakit diabetes secara umum banyak ditemukan pada mereka yang sering mengonsumsi minuman bergula seperti soda, es teh manis, minuman berenergi dan lain sebagainya. Diabetes dipacu dengan terhambatnya produksi hormon insulin yang berguna untuk mengubah makanan yang kita makan menjadi energi. Nah, sebaiknya mulai kurangi konsumsi makanan manis secara berlebihan karena hal tersebut bisa memicu meningkatnya kadar gula darah dan menyebabkan diabetes. Selain itu, obesitas atau faktor berat badan pun bisa menyebabkan diabetes.

3. Penyakit Jantung

Dr. Frank Hu, Profesor Nutrisi the Harvard T.H Chan School of Public Health mengatakan semakin banyak kita mengonsumsi gula tambahan maka semakin meningkat pula risiko terkena penyakit jantung.

Meskipun hubungan antara mengonsumsi gula dan terjadinya penyakit jantung tidak secara langsung, tetapi terlalu banyak mengonsumsi gula dapat membuat hati kita berkerja lebih keras dari biasanya. Hati memetabolisme gula yang kita konsumsi untuk mengubah karbohidrat menjadi lemak dan lama kelamaan lemak tersebut akan menumpuk di hati sehingga menyebabkan terjadinya pelemakan hati (fatty liver) yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Selain itu, mengonsumsi gula berlebihan juga bisa meningkatkan tekanan darah dan peradangan kronis yang memicu penyakit jantung nih Bunda.

4. Hiperglikemia

Penyakit gula darah tinggi sebagai komplikasi dari diabetes. Faktor pemicunya adalah makanan yang tidak sehat, obat-obatan nondiabetes yang bisa menaikan gula darah dan kurang gerak. Penyakit ini bisa berakibat fatal jika tidak segera ditangani, bisa menyebabkan komplikasi pada mata, ginjal, saraf dan jantung. Bagi penderita penyakit ini, usahakan supaya menghindari makanan dan minuman yang mengandung gula karena akan semakin memperparah.

5. Alzheimer

Sebuah penyakit degeneratif yang menyebabkan hilangnya neuron atau sel otak dan sinapsis persimpangan antara sel-sel otak secara bertahap. Penyakit ini menyebabkan penurunan daya ingat, kemampuan berpikir dan perubahan perilaku sehari-hari seseorang. Saat sudah parah, penderita penyakit ini bahkan tidak mampu lagi melakukan berbagai hal tanpa bantuan orang lain.

Konsumsi Gula berlebih kemungkinan dapat merusak enzim penting di otak.

Sebuah penelitian menemukan hubungan antara konsumsi gula berlebihan dengan penyakit ini. Penelitian dari University of Bath, Inggris menemukan fakta bahwa kelebihan glukosa dapat merusak enzim penting di otak yang merespon peradangan. Terganggunya enzim tertentu membuat sel-sel di otak mengalami peradangan yang berujung pada alzheimer. Meskipun begitu, hubungan antara konsumsi gula dengan penyakit yang satu ini tetap masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

6. Kerusakan Gigi

Tahukah Bunda? Bakteri penghasil asam di dalam mulut setiap kali kita mengonsumsi gula maka akan membentuk plak pada gigi. Plak sendiri merupakan lapisan lunak dan lengket di gigi yang terbentuk dari 70 persen bakteri yang berasal dari air liur kita. Plak yang tidak hilang saat kita menyikat bisa membuat PH mulut kita menurun dan membuat mulut menjadi lebih asam. Keasaman ini membuat mineral di email gigi kita berkurang dan semakin lama membentuk lubang kecil pada gigi. Nah, jika terus dibiarkan, lubang tersebut akan terus membesar bahkan bisa menyebar ke lapisan gigi yang lebih dalam dan merusak gigi kita.

7. Tekanan Darah Tinggi

Jika kita cenderung mengaitkan makanan asin dengan penyakit darah tinggi, tetapi ternyata gula juga dapat menjadi salah satu penyebabnya loh Bunda! Dalam sebuah penelitian, mengonsumsi gula lebih dari 74 gram gula setiap harinya berisiko meningkatkan tekanan darah tinggi.

8. Kanker Pankreas

Banyak penelitian yang menghubungkan konsumsi gula berlebih dengan penyakit kanker pankreas. Saat kita mengonsumsi gula berlebih dapat memicu timbulnya penyakit obesitas dan diabetes, nah kedua penyakit ini dapat meningkatkan kemungkinan seseorang terkena kanker pankreas.

9. Asam Urat

Asam urat bisa timbul saat kita terlalu sering mengonsumsi gula secara berlebihan, seperti senang dengan minuman ringan yang manis semacam soda.  Asam urat sendiri merupakan rasa sakit yang cukup parah pada sendi yang kadang diikuti pembengkakan. Rasa sakitnya cenderung timbul di malam hari dan datang secara tiba-tiba. Penderita pemyakit ini sangat disarankan untuk mengurangi minuman dan makanan yang mengandung gula.

10. Kerusakan Hati

Gula yang masuk ke dalam aliran darah dari saluran pencernaan akan dipecah menjadi glukosa dan fruktosa. Masalahnya, fruktosa tidak diproduksi oleh tubuh dalam jumlah yang signifikan karena tidak terlalu dibutuhkan oleh tubuh kita nih Bunda. Akibatnya, saat kita konsumsi gula secara berlebihan fruktosa tersebut dapat membebani hati dan menyebabkan pelemakan di hati.

11. Resistensi Hormon Insulin

Semakin banyak mengonsumsi gula, maka semakin banyak pula produksi hormon insulin pada tubuh. Hormon tersebut memang berperan dalam membantu mengkonversi makanan menjadi energi, tetapi ketika kadar insulin tubuh dan kadar gula tinggi, maka membuat sensitivitas produksi hormon berkurang dan glukosa menumpuk di darah. Gejala ini disebut resistensi insulin di mana seseorang akan mengalami kelelahan, kelaparan, kabut otak dan tekanan darah tinggi.

Ganti minuman gula dengan minuman yang kaya akan serat dan menyehatkan.

Ada banyak sekali penyakit atau bahaya yang disebabkan karena mengonsumsi gula secara berlebihan. Untuk itu, mulai dari sekarang mari kita kurangi konsumsi gula dan pilih makanan yang sehat atau yang mengandung sedikit gula.

Ada baiknya kurangi kebiasaan tidak baik seperti minum teh dengan takaran gula yang banyak, cobalah ganti dengan minum teh tanpa gula sedikit pun. Selain itu, untuk mencegah tubuh kita terserang penyakit, mulai juga berolahraga secara rutin dan melakukan pola hidup sehat.

LEAVE A REPLY