Halo, Bunda. Rumah merupakan tempat untuk berlindung yang umumnya menjadi tempat paling nyaman bagi kita. Setiap harinya kita menghabiskan banyak waktu di rumah bersama dengan keluarga, bukan? Oleh sebab itu, sudah seharusnya kita menjaga rumah dengan baik.

Perwakilan Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), dr. Ulul Albab, SpOG, mengatakan bahwa ciri utama rumah sehat adalah bersih. Sebab rumah yang bersih jauh dari bakteri dan kuman. Kita tentu harus perhatikan kebersihan lantai, dinding dan benda-benda di sekitar. Namun, selain bersih, rumah yang sehat juga mencakup aspek penting yang lain. Nah, berikut ini ciri-ciri rumah sehat yang harus untuk Bunda ketahui:

1. Tidak Terbuat Dari Bahan Berbahaya

Bunda, hal penting yang harus kita perhatikan apakah rumah kita tidak terbuat dari bahan yang berbahaya? Kita tentu harus teliti dalam memilih bahan apa saja untuk membangun rumah kita. Sebab rumah yang sehat tidak terbuat dari bahan yang bisa mengeluarkan zat-zat berbahaya. Rumah bisa dikatakan sehat jika mengandung timah hitam tidak lebih dari 300mg/kg, asbes bebas tidak melebihi 0,5 fiber/m3/4 jam.

2. Ventilasi Serta Sirkulasi Udara Yang Baik

Rumah yang sehat juga harus memiliki ventilasi dan sirkulasi udara yang baik nih, Bunda. Seperti yang kita tahu, saat ventilasi dan sirkulasi udara tidak bagus, maka akan membuat rumah terasa pengap dan lembab. Tentunya hal ini membuat penghuni rumah tidak merasa nyaman dan juga tidak bagus untuk kesehatan pernapasan. Untuk ukuran ventilasi sendiri paling tidak sebesar 10% dari total luas lantai pada masing-masing ruangan di dalam rumah. Selain itu, Bunda juga jangan lupa untuk membuka ventilasi atau pun jendela di rumah paling tidak setiap paginya agar sirkulasi udara berjalan dengan baik, juga supaya cahaya matahari yang sehat bisa masuk ke dalam rumah kita.

3. Air Bersih Dan Sanitasi Lingkungan

Ciri yang selanjutnya adalah adanya air bersih. Bunda jangan lupa untuk memperhatikan sanitasi air di dalam rumah supaya rumah Bunda tetap sehat dan tidak kotor yah. Bunda harus tahu bahwa idealnya air di dalam rumah harus tersedia dengan kapasitas sekitar 60 liter/hari/orang. Tentu kita juga harus perhatikan sekolan agar air pembuangan dari rumah bisa mengalir dengan lancar, tidak mengenang dalam waktu yang lama yang biasanya terjadi saat musim hujan yah Bunda. Di mana kita sendiri juga tahu bahwa genangan air ini bisa menjadi salah satu sumber penyakit bagi keluarga kita.

4. Kamar Tidur Tidak Kedap Cahaya

Bunda, kedap cahaya ternyata bisa membuat tubuh menjadi kurang baik ketika terbangun di pagi hari. Setidaknya, tetap harus ada akses cahaya yang masuk ke dalam ruang kamar kita. Selain itu, ternyata kurangnya asupan cahaya matahari juga bisa mengganggu konsentrasi kita. Bunda harus pastikan bahwa ada cahaya matahari yang masuk ke dalam kamar pada pagi atau pun siang harinya. Hal ini bisa membantu melancarkan kinerja otak kita agar kemudian bisa memetabolisme tubuh dengan baik.

5. Fasilitas Pembuangan Limbah

Setiap rumah tentu harus memiliki kamar mandi yang harus dilengkapi oleh septictank atau fasilitas pembuangan limbah yah Bunda. Sebaiknya posisi septictank ini dibuat sejauh mungkin dengan sumber air di dalam rumah kita. Selain itu, Bunda juga harus pastikan bahwa tempat pembuangan limbah tersebut tertutup dengan rapat agar terhindar dari terjadinya pencemaran lingkungan.

6. Atap Dan Langit-Langit Yang Sesuai

Ciri yang selanjutnya ialah atap serta langit-langit rumah yang sesuai. Apalagi di daerah tropis seperti Indonesia ini, kita tentu harus menggunakan atap genting yang mampu meminimalkan suhu di dalam ruangan. Sementara itu, abses dan seng tidak disarankan untuk dipakai sebab akan membuat rumah terasa lebih panas. Selain itu, rumah juga alangkah baiknya dilengkapi oleh langit-langit (plafon) dengan ketinggian yang sesuai atau memadai. Plafon ini sendiri memiliki fungsi sebagai penyekat yang mampu mencegah udara panas masuk ke dalam rumah kita, juga dapat mengatur pencahayaan dan bisa juga sebagai dekorasi.

7. Membuat Green House

Rumah yang ramah lingkungan menjadi ciri rumah sehat lainnya. Salah satu contohnya ialah dengan tidak menyalakan listrik pada siang hari, mengatur cahaya yang masuk ke dalam rumah juga bisa meletakkan beberapa tanaman hias di dalam rumah agar ruangan terlihat lebih hidup dan segar. Tanaman hias ini juga bisa memanjakan indra penglihatan kita, selain itu juga mampu membantu menyaring udara.

Bagaimana, Bunda? Apakah rumah Bunda sudah memiliki semua ciri-ciri di atas? Semoga artikel ini bermanfaat yah, Bunda.

*Editor : Lisa Haqi

LEAVE A REPLY