Bunda, sebagai seorang ibu rumah tangga tentu sudah tidak asing lagi dengan berbagai peralatan di dapur, bukan? Nah, salah satunya penggorengan atau wajan. Sekarang ini sudah semakin banyak sekali jenis wajan yang beredar di pasar yah. Terkadang hal ini membuat kita bingung menentukan pilihan.

Bunda, selain kualitas dan harga, Bunda sebaiknya juga mempertimbangkan bahan dasar dari wajan nih. Sebab beberapa wajan ternyata bisa memberikan efek yang buruk bagi kesehatan. Mungkin efek tersebut memang tidak kita rasakan dalam waktu singkat, tetapi menjadi cikal bakal penyakit di kemudian hari. Zat berbahaya yang masuk ke dalam tubuh kita otomatis akan menumpuk setiap harinya.

Berikut Alat Masak Yang Tidak Baik Untuk Kesehatan;

1. Teflon

Bunda, jenis alat masak ini memang populer di Indonesia. Namun, ternyata alat masak ini bisa mencapai suhu sekitar 350 derajat celcius hanya dalam 3-5 menit saja bahan ini bisa mengeluarkan 15 jenis gas kimia beracun, seperti senyawa karsinogenik. Penggunaan jangka panjang alat penggoreng ini bisa menyebabkan goresan-goresan. Makanan bisa terkontaminasi dengan Perfluorooctanoic Acid (PFOA) dan memicu munculnya kanker. Lapisan plastik polimer penggoreng ini bahkan bisa menimbulkan racun ketika dipanasi dengan suhu di atas 300 derajat celcius.

Panci teflon juga mengandung PTFE atau Polytetra Fluoroethylene di lapisannya yang jika dipanaskan sampai di suhu tertentu maka akan melepaskan partikel beracun yang kemudian masuk ke dalam masakan. PTFE ini juga bisa menguap ke udara dan terhirup oleh kita yang kemudian bisa menyebabkan Polymerfume Fever atau Teflon Flu. Gejalanya sendiri seperti flu biasa, yakni batuk, demam, dingin dan sakit kepala.

2. Aluminium dan Aluminium Foil

Panci aluminium mengeluarkan zat toxic yang bisa berpengaruh terhadap sistem saraf saat digunakan atau dipanaskan. Aluminium ini dilapisi oleh lapisan tipis yang mudah rusak bila digunakan terlalu sering. Nah, zat toxic tersebut bisa tercampur ke dalam masakan yang kita olah. Hal ini tentu tidak baik untuk kesehatan tubuh ya Bunda. Bahkan jika kadar aluminium di dalam tubuh sudah sangat tinggi, bisa mengakibatkan Alzheimer. Aluminium foil jika dipanaskan maka zat toxic dari kertas aluminium foil akan masuk ke dalam masakan.

Menurut Hilary Meyer, seorang pakar kuliner, dalam proses memasak ada kesalahan, misalnya memasak makanan yang tidak cocok. Apalagi jika memasak atau menyimpan makanan asam dalam panci aluminium, bisa menyebabkan meluruhnya kandungan metal. Dalam jangka panjang, aluminium yang tertimbun di dalam tubuh bisa mengakibatkan masalah kesehatannya seperti menurunnya fungsi hati.

3. Tembaga

Tembaga ini memang dibutuhkan oleh tubuh kita yah Bunda, tetapi tentu dalam jumlah yang kecil. Namun, sebaliknya. Jika berlebihan justru dapat memicu keracunan logam berat. Bahan tembaga ini bila tidak dilapisi maka bisa menyebabkan kandungan yang terkandung di dalam tembaga masuk ke dalam masakan, terutama jika makanan yang bersifat asam nih Bunda. Bahan tembaga mengandung nikel dan kromium yang bisa menyebabkan masalah pada kesehatan tubuh seperti misalnya gangguan paru-paru, serta ketidakstabilan DNA yang kemudian bisa memicu timbulnya kanker. Meskipun secara fisik peralatan masak yang terbuat dari tembaga terlihat cantik.

Alat Masak Yang Aman Untuk Kesehatan.

1. Stainless Steel

Stainless steel aman untuk kesehatan karena tidak melepaskan bahan kimia tertentu saat terkena panas. Selain itu, bahan ini juga mudah dibersihkan dan relatif tahan lama. Meskipun begitu, Bunda tetap harus merawatnya dengan baik dan benar yah. Namun, stainless steel ini mempunyai kekurangan. Permukaannya mudah lengket dan cenderung sulit meratakan panas sehingga perlu trik khusus saat memasak menggunakan alat ini. Tetapi tidak apa-apa yah Bunda demi kesehatan keluarga.

2. Kaca

Bunda, saat kita memanaskan dengan bahan kaca, maka tidak ada zat toxic yang keluar bahan ini. Selain itu, bahan yang terbuat dari kaca juga mudah dibersihkan dan tidak lengket. Bahan kaca ternyata juga cukup ramah lingkungan. Juga tidak mengikat aroma maupun rasa. Bunda bisa pilih penggorengan dengan bahan kaca ini, tetapi harus pastikan bahwa penggorengan yang digunakan tersebut kuat yah.

3. Besi Tuang

Besi tuang adalah jenis alat masak yang tergolong tradisional. Penggorengan yang terbuat dari bahan besi tuang ini relatif tahan lama, mampu menahan panas yang tinggi dan tidak mudah bocor. Besi tuang sendiri memang bisa berpindah ke dalam makanan yah Bunda, tetapi logam besi yang masuk ke dalam makanan ini dianggap sebagai tambahan asupan zat besi jika dalam jumlah sedikit. Oleh sebab itu, jangan lupa untuk Bunda pastika selalu kebersihannya. Bahan penggorengan yang terbuat dari besi tuang ini mudah berkarat sehingga Bunda tentu perlu melakukan perawatan khusus.

4. Keramik

Bahan keramik sendiri ternyata sudah digunakan sejak peradaban memasak dimulai. Meskipun cukup lama panas, bahan ini terbukti aman untuk kesehatan. Memasak menggunakan keramik dapat mempertahankan nutrisi makanan lebih lama dibanding alat masak lain. Kekurangannya terletak pada kekuatan, penggorengan yang berbahan keramik ini bisa retak yah Bunda. Oleh sebab itu usahakan untuk selalu hati-hati dalam menggunakannya sebab bagian-bagian kecil dari retakan tentu bisa masuk ke dalam makanan.

5. Enamel

Enamel atau disebut juga porcelain enamel merupakan lapisan porcelain yang ditempelkan pada logam atau besi yang fungsinya memproteksi permukaan barang dari kerusakan, memperbaiki kualitas barang dan sekaligus mempercantik lho! Enamel ini sering diaplikasikan pada perabotan-perabotan dapur generasi terbaru meskipun faktanya penggunaan enamel sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu. Peralatan rumah tangga berbahan dasar enamel merepsentasikan perabotan modern, efektif dan efisien. Perabotan rumah tangga berbahan dasar enamel biasanya lebih tahan lama dan lebih kuat. Perabotan berbahan dasar enamel juga sangat mudah dibersihkan dan anti gores.

Bagaimana Bunda? Apakah wajan yang Anda gunakan di rumah sudah termasuk yang aman? Jika belum sebaiknya kita mulai beralih yah untuk menggunakan wajan dengan bahan-bahan yang aman untuk kesehatan keluarga kita. Meskipun mungkin harga wajan dengan bahan yang aman untuk kesehatan lebih mahal, tetapi lebih baik kita beralih dari sekarang daripada menimbun racun di dalam tubuh yang kemudian bisa menyebabkan berbagai penyakit yah.

LEAVE A REPLY