Dear Bunda, perkara mergernya aplikasi  Facebook dan WhatsApp masih menjadi pembicaraan yang hangat saat ini di kalangan masyarakat dunia, bahkan Tagar #UnistallWhatsApp sempat menjadi trending twitter di Indonesia.


WhatsApp telah memberikan notifikasi kepada para penggunanya terkait Pembaruan Persyaratan Layanan serta Kebijakan Privasi. Pro-kontra pun lahir di antara para pengguna WhatsApp, memilih bertahan atau Uninstall aplikasi tersebut. Jika Bunda dan keluarga tengah mencari aplikasi pengganti WhatsApp untuk digunakan sebagai alternatif. Berikut beberapa aplikasi perpesanan yang dapat digunakan sebagai alternatif pengganti WhatsApp.

1. Telegram


Telegram merupakan aplikasi perpesanan instan yang dibuat oleh kakak-beradik Nikolai dan Pavel Durov yang merupakan pengusaha asal Rusia. Aplikasi ini diluncurkan  pada 2013 silam, dan kini memiliki sekitar 200 juta pengguna. Fungsi dari Telegram terbilang sama seperti aplikasi perpesanan lainnya. Dilengkapi dengan fitur mengirim pesan, membuat percakapan grup, menelpon kontak, mengirim file dan gambar, dan dilengkapi dengan stiker. Melansir Android Authority, Telegram diklaim mengedepankan fitur privasi pengguna, yang memastikan data pengguna dienkripsi oleh pihaknya, untuk menghindari dari peretasan baik dari pihak peretas perorangan hingga pemerintahan.

2. Signal


Aplikasi perpesanan  yang dikembangkan tahun 2018 ini memiliki fitur yang sama dengan WhatsApp, hal ini tidak dapat dipungkiri, sebab pendiri Signal dan WhatsApp adalah orang yang sama. Dengan  hanya membutuhkan nomor telepon untuk bergabung, pengguna dapat mengirim pesan teks atau melakukan panggilan suara atau video  baik satu lawan satu atau dalam grup. Sama seperti aplikasi perpesanan lain, Signal juga dinilai sangat privat. Tak heran Signal menjadi sarana komunikasi pilihan bagi para aktivis, orang-orang di komunitas peretas, dan orang lain yang sangat memperhatikan privasi. Selain konten dienkripsi, Signal benar-benar menjaga privasi, karena pengguna dapat mengatur agar pesan menghilang setelah jangka waktu tertentu. Signal hampir tidak mengumpulkan data tentang penggunanya.

3. LINE


Aplikasi yang populer di kalangan remaja Indonesia ini bisa jadi salah satu pilihan yang menarik. LINE merupakan aplikasi perpesanan instan sama seperti yang lainnya aplikasi ini juga dilengkpi dengan mengirim pesan teks, mengirim gambar, video, pesan suara. Aplikasi yang dikembangkan oleh perusahaan teknologi asal Jepang bernama NHN Corporation ini dirilis pada 2011 lalu. Belakangan aplikasi ini melakukan beberapa perkembangan, seperti menghapus pesan yang sudah terkirim, stiker-stiker bergambar lucu hingga dilengkapi fitur video call hingga 200 orang. Selain itu LINE juga dilengkapi dengan uang elektronik untuk bertransaksi di aplikasinya bernama Line Pay.

4. Hi App

Hi App merupakan aplikasi chatting buatan anak bangsa yang diluncurkan tahun 2019 lalu  ini dirancang dengan berbagai fitur seperti obrolan, pesan suara dan panggilan video. Aplikasi ini merupakan besutan PT. Hello Kreasi Indonesia, sebuah perusahaan teknologi asli Indonesia yang diluncurkan pada 2020 lalu.
Pengguna tidak hanya dapat menikmati fitur perpesanan saja, melainkan dapat menikmati fitur penerjemahan pesan. Wah jadi bangga sama karya anak bangsa.


5. BiP


BiP dibuat pada tahun 2013 oleh Turkcell, perusahaan telekomunikasi yang saham terbesarnya dimiliki pemerintah Turki. Aplikasi BiP mengiklankan dirinya sebagai platform komunikasi yang aman dan mudah digunakan yang tersedia secara gratis. Orang dapat menggunakan aplikasi ini untuk melakukan panggilan suara dan video, berbagi gambar, video, dan lokasi mereka dengan pengguna lain. Aplikasi BiP mengklaim menawarkan pengalaman komunikasi yang mulus kepada pengguna dan juga memiliki serangkaian fitur utilitas. Aplikasi BiP dapat menerjemahkan pesan ke lebih dari 100 bahasa, berbagi opsi penyesuaian, panggilan video grup hingga 10 orang, dan lainnya. Fitur lain yang sangat dipromosikan oleh pembuatnya termasuk kemampuan untuk merinci cuaca dan nilai tukar.

6. WeChat


WeChat adalah Aplikasi  yang diluncurkan tahun 2011,  merupakan aplikasi pesan instan yang dikembangkan oleh perusahaan  berasal dari China yang berbasis teknologi, Tencent. Fitur utama yang disajikan juga hampir sama seperti aplikasi perpesanan lainnya, seperti mengirim teks, foto, suara, video, berbagi lokasi dan dapat membuat obrolan grup dengan 500 anggota. Seiring berkembangnya waktu, WeChat berkembang menjadi aplikasi multi fungsi. WeChat bisa berfungsi untuk belanja daring hingga berfungsi sebagai dompet digital. Selain tersedia  beberapa fasilitas lainnya, seperti kanal berita dan fitur bermain gim.

7.  MiChat


Seperti Signal yang sudah mulai populer, MiChat juga mengutamakan dan menghormati privasi dan keamanan setiap penggunanya. MiChat, aplikasi pesan singkat asal Singapura, yang diluncurkan tahun 2018 ini juga menggunakan fitur end-to-end encryption sehingga pesan yang dikirim hanya bisa dibaca oleh pengirim dan penerima. MiChat tidak menjual data para pengguna ke pihak luar atau pihak ketiga, dan hanya menggunakan data-data tersebut untuk mengoptimasi dan meningkatkan fitur-fitur yang ada di MiChat.

Oke Bunda, pertanyaan saat ini adalah apakah Bunda akan menginstall salah satu dari aplikasi diatas dan unistall WhatsApp atau tetap bertahan pada aplikasi WhatsApps? Apapun pilihanya saat ini kita hidup di era digital yang hampir tidak ada lagi rahasia jadi tetap bijak dalam berkomunikasi online yah. Sehat selalu, tetap semangat dan semoga kita semua bahagia.

LEAVE A REPLY