Siapa yang selama pandemi jadi gemar nonton film? Menonton film bersama keluarga pastinya seru dan ditunggu-tunggu. Namun terkadang kita bingung mau nonton apa. Nah bila Bunda dan keluarga tidak berencana kemana-mana ada beberapa film yang bisa dinikmati bersama keluarga nih. Mulai dari film kartun, film keluarga, film musikal sampai film bertema perjuangan yang bisa dinikmati bersama keluarga. Berikut beberapa film yang bisa dinikmati bersama keluarga meski di rumah saja.

1. Keluarga Cemara

“Harta yang paling berharga adalah keluarga”, siapa yang masih ingat penggalan lirik lagu Keluarga Cemara? Film karya sutradara Yendy Laurens ini diangkat dari serial televisi legendaris pada tahun 90’an karya Arswendo Atmowiloto. Keluarga Cemara memuat kisah keluarga sederhana yang hangat dan penuh kasih sayang. Keluarga Cemara mengajarkan kita bahwa sesulit apapun masalah yang kita hadapi, semua akan terlewati bersama keluarga.  


2.  Merah Putih


Film ini berlatar belakang perjuangan Rakyat Indonesia di masa Agresi Militer Belanda pada tahun 1947. Berkisah tentang perjuangan melawan tentara Belanda, lima kadet yang mengikuti latihan militer di sebuah Barak Bantir di Semarang Jawa Tengah. Masing-masing mempunyai latar belakang, suku, dan agama yang berbeda. Suatu ketika, kamp tempat mereka berlatih diserang tentara Belanda. Seluruh kadet kecuali Amir, Tomas, Dayan dan Marius terbunuh. Mereka yang berhasil lolos, bergabung dalam pasukan gerilya di pedalaman Jawa. Di sana, mereka menemui strategi untuk mengalahkan banyak pasukan Belanda. Menonton ini niscaya jiwa kebangsaan akan timbul dengan sendirinya. 


3. Home Alone


Film klasik ini sudah menjadi andalan untuk ditonton selama bertahun-tahun. Petualangan menegangkan namun jenaka Kevin McCallister selama ditinggalkan seluruh keluarga ke Paris, mengakali pembobol dengan berbagai perangkap hingga dialog hangat dengan sang tetangga Old Man Marley akan menghangatkan hati para penontonnya. Dijamin Bunda dan keluarga akan tertawa bersama saat menonton film ini.  


4. Baby’s Day Out


Satu lagi Film legendaris yang tak kujung membuat bosan. Baby Days Out rilis pada tahun 1994 ini sukses mengapa hati para penontonya. Bayi pintar yang menyelusuri perjalanan panjang karena tertinggal oleh keluarganya. Bayi pintar ini ingin diculik oleh 3 orang pencuri untuk meraih keuntungan berlimpah. Namun sayang, bayi ini selalu cerdik dan sangat menggemaskan. Selalu terhindar dari niat jahat si para pencuri, bayi yang hebat.


5. Kulari ke Pantai

Film Kulari Ke Pantai


Film yang disutradarai Riri Riza ini memperlihatkan keindahan Indonesia melalui perjalanan yang dilewati oleh tiga karakternya mengisahkan tentang ibu, anak dan seorang sepupu yang menyusun rencana liburan dari Jakarta ke Banyuwangi dengan perjalanan darat demi menemui peselancar idola Sam. Dengan perjalanan darat lebih dari 1000 km tersebut, mereka melewati berbagai pengalaman menarik dan juga tempat menarik yang  mereka kunjungi selama perjalanan. Mulai dari menjajal beragam kuliner di daerah yang mereka lewati sampai dengan mencoba hal-hal yang baru bagi mereka.


6. Laskar Pelangi


Film yang diadaptasi dari Novel berjudul sama karya Andrea Hirata ini bercerita tentang kehidupan 10 anak dari keluarga miskin yang bersekolah di sebuah sekolah Muhammadiyah di Belitung yang penuh dengan keterbatasan. Keterbatasan yang ada bukan membuat mereka putus asa, tetapi malah membuat mereka terpacu untuk dapat melakukan sesuatu yang lebih baik. Film ini kocak dan mengharukan sehingga kita bahkan bisa merasakan semangat masa kecil anggota sepuluh Laskar Pelangi ini. Menonton film ini sungguh bisa menghangatkan hati. 


7. Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI)


Setiap keluarga punya rahasia bahkan di dalam keluarga yang tampak bahagia. Nanti kita cerita tentang hari ini, Film bertemakan tentang hubungan antara kakak beradik dan  tentang keinginan orang tua yang tak sejalan dengan pilihan anak. Acap kali orang tua hanya memberikan apa yang dianggapnya benar untuk membahagiakan buah cintanya. Padahal belum tentu benar. Dibintangi oleh Rio Dewanto, Sheila Dara, dan Rachel Amanda, diharapkan film ini bisa jadi refleksi para anggota keluarga. 

8. Soekarno


Film garapan sutradara Hanung Bramantyo ini menceritakan perjalanan hidup Soekarno sebagai salah satu proklamator bangsa. Soekarno ternyata terlahir dengan nama Kusno. Sang ayah lalu mengganti namanya menjadi Soekarno dengan harapan anaknya bisa tumbuh menjadi ksatria seperti dalam tokoh pewayangan. Keberanian Soekarno dalam memperjuangkan bangsa sempat membuatnya diasingkan ke Ende hingga Bengkulu. Dengan langkah politiknya Soekarno akhirnya mendeklarasikan kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. Menonton film ini sungguh membuat kita dapat menghargai bagaimana para pahlawan berjuang demi kemerdekaan Indonesia.


9. Garuda di Dadaku


Film ini berkisah tentang seorang anak bernama Bayu yang mempunyai cita-cita menjadi pemain sepak bola. Bayu yang masih duduk di kelas 6 SD ini berusaha menjadi pemain sepak bola yang baik dan berhasil hingga bisa membanggakan keluarga terutama ibu dan kakeknya. Dibantu para sahabat-sahabatnya Bayu berupaya untuk masuk menjadi tim sepakbola Nasional U-13 yang nantinya akan mewakili Indonesia berlaga di arena Internasional untuk membela negara Indonesia. 


10. Habibie Ainun


Film yang menceritakan tentang kisah cinta yang begitu indah antara BJ. Habibie presiden ke 3 Indonesia. Rudy Habibie seorang jenius ahli pesawat terbang yang punya mimpi besar: berbakti kepada bangsa Indonesia dengan membuat pesawat terbang untuk menyatukan Indonesia. Sedangkan Ainun adalah seorang dokter muda cerdas yang dengan jalur karir terbuka lebar untuknya. Tapi punya mimpi tak akan pernah mudah, Habibie dan Ainun tahu itu. Bagi Habibie, Ainun adalah segalanya. Ainun adalah mata untuk melihat hidupnya. Bagi Ainun, Habibie adalah segalanya, pengisi kasih dalam hidupnya. Namun setiap kisah mempunyai akhir, setiap mimpi mempunyai batas.


11. Petualangan Sherina


Film musikal segala usia ini menceritakan tentang Sherina  gadis kecil cerdas nan periang, yang harus pindah ke Lembang karena ayahnya berhasil mendapatkan pekerjaan di perkebunan milik Ardiwilaga. Dengan berat hati, Sherina harus meninggalkan teman-temannya di Jakarta untuk menetap di Lembang. Tak butuh waktu lama bagi Sherina untuk beradaptasi di lingkungan baru. Sifatnya yang bersahabat membuatnya memiliki banyak teman. Namun, ada satu anak di sekolah yang kerap menjailinya. Sadam  selalu menganggap dirinya lebih hebat dari anak-anak lain sampai akhirnya Sherina dan Sadam mengalami suatu petualangan yang seru sehingga mereka bisa dapat berteman. 


12. The Incredibles


Film animasi  yang  bercerita tentang Elastigirl, Mr. Incredibles, anak-anaknya, beserta Frozone. Mereka kembali untuk melawan kejahatan sambil melawan penjahat demi menegakkan hukum yang adil bagi para superhero. Film ini juga menceritakan tentang kekompakan keluarga The Incridibles yang luar biasa seru. 


13. Imperfect


Film yang disutradarai oleh Ernest Prakasa ini bertema drama komedi yang juga bisa menyadarkan pentingnya menyayangi diri sendiri apa adanya. Berkisah mengenai seorang gadis bernama Rara yang terlahir dengan gen gemuk dan kulit sawo matang berkat ‘warisan’ dari ayahnya , sementara adiknya Lulu mengikuti Gen ibunya yang berkulit putih dan langsing. Bertema tentang bullying dan body shaming, diharapkan film ini mengajarkan kita  untuk lebih bijak mengomentari orang lain. Sangat cocok menonton bersama anak yang sedang beranjak remaja. Menonton film ini, bisa menanamkan self love pada anak dengan cara yang seru dan menarik. 


14. The Sound of Music


Film The Sound of Music adalah salah satu film musikal terbaik sepanjang masa, film yang  berlatar Eropa sebelum Perang Dunia II ini, berkisah tentang sosok Maria yang digambarkan sebagai seorang calon biarawati dengan jiwa yang bebas. Gemar menyanyi, pun lihai memainkan alat musik. Bertindak spontan, bengal dan terkesan semaunya sendiri, hingga suatu hari, Mother Abbess sebagai pimpinan biara menugaskan ‘sementara’ Maria sebagai pengasuh 7 putra-putri Kapten Georg Von Trapp  yang tinggal di sebuah vila di Aigen, sebuah kawasan pinggiran Kota Salzburg. Lewat film ini kita bisa mengerti tentang arti cinta dan kasih sayang keluarga sesungguhnya. 

15.  9 Summers 10 Autumns


Film yang diadaptasi dari sebuah buku yang berdasarkan kisah nyata penulisnya, Iwan Setyawan. Perjuangan seorang anak dari keluarga sederhana yang tumbuh di kampung sampai menjadi seorang direktur di New York. Pendidikan dan ketekunan yang ditekankan dalam film ini. Bahwa seburuk apapun hari ini, masih bisa berubah lebih baik di masa depan. Karena film ini diangkat dari kisah nyata, jadi selain menjadi hiburan juga bisa dijadikan pelajaran. Kisahnya layak menjadi teladan untuk kita yang mungkin hampir menyerah hari ini. film yang sarat akan inspirasi. 

Nah Bunda sudah menemukan film yang cocok untuk ditonton bersama? Kalau begitu, selamat menonton. 

LEAVE A REPLY