Siapa yang tak mengenal Raisa? Penyanyi cantik dan berbakat ini bahkan sering menjadi role model anak muda Indonesia. Dengan parasnya yang menawan, suaranya yang merdu dan kehidupannya yang terlihat sempurna, pastinya banyak yang bermimpi ingin sepertinya.

Tapi tahukah bahwa Raisa atau wanita yang sering disapa Yaya ini sebenarnya ingin bahwa orang-orang tidak berpikir seperti itu ketika melihat postingannya di sosial media. “Aku sangat concern dengan hal itu, sehingga aku berusaha share sesuatu yang sudah aku pikirkan matang-matang. Begitupun (memposting)  kehidupan pribadi juga biasanya yang relate sama orang-orang, sehingga orang merasa lebih baik bukan merasa “kok hidupnya lebih baik sih dibanding hidup gue,” terang Raisa pada Sharing Seassion di Sea Today News.

Raisa tidak ingin orang merasa hidupnya kurang karena melihat postingannya di sosial media. “Aku setiap ngepost sesuatu tentang kehidupan pribadi aku, aku nggak ingin orang lain itu ngerasa, aku pengen kayak gini nih (Raisa), aku nggak pengen kehidupan gw. Aku selalu berusaha untuk being truthfull walaupun itu menyebabkan aku jadi jarang-jarang posting,” ujar Yaya.

Selain itu Raisa juga mengaku belum menggunakan kekuatan sosial medianya sepenuhnya karena dia tahu bahwa impactnya juga besar bagi masyarakat. “Aku tahu kalau aku belum menggunakan sosial media secara sepenuhnya, karena aku tahu aku bisa kasih impact yang besar, seperti menggiring opini atau membuat orang jadi terlalu konsumtif atau terlalu banyak informasi. Hal itu membuat aku overthinking dan belum menggunakan power of sosial mediaku dengan sepenuhnya,”.

Alasan Raisa Tidak Mau Menunjukkan Wajah Anaknya

Begitupun dengan kebijakan Raisa dalam hal memposting foto anak, seperti kita tahu, Ibu dari Zalina ini memutuskan untuk tidak memperlihatkan wajah anaknya di sosial media. Apa alasannya? “Menurutku anakku punya privasi, punya hak untuk privasinya dia, punya hak untuk tumbuh dengan normal tanpa eskpektasi orang, tanpa hidupnya diganggu orang yang dia sendiri nggak mau,” ujar Raisa.

Walalupun Raisa tidak memungkiri kalau suatu saat Zalina akan bermain sosial media. “Tapi kalau misal nanti dia udah coming of age, udah tau apa itu sosial media, apa bahayanya apa positifnya, ya itu terserah dia. Namun sebelum dia bisa ngomong itu secara sadar aku nggak mau ambil hak itu dari dia,” tambah Raisa.

Dan ternyata kesadaran masyarakat kini semakin membaik, sudah tidak ada lagi yang mencuri-curi foto anaknya, bahkan mereka menghormati keputusan Raisa itu. “Awalnya dulu banyak yang bingung , banyak yang mencibir atau banyak yang curi-curi kalau ketemu kita, tapi sekarang semua orang udah ngerti. Dan kalau ketemu yang kenal maupun nggak kenal, yaudah main aja gitu sama Zalina, tidak menjadi ajang untuk foto-foto. Jadi enak Zalina jadi banyak teman,” Ungkap Raisa yang mengaku memiliki 60 ribu-an foto Zalina di handphone-nya.

Waaa sangat menginspirasi ya, semoga kita bisa  memberikan yang terbaik untuk diri kita dan anak kita. Stay Fabulous Raisa!

LEAVE A REPLY