Mengawali tahun 2022 Kata Bunda menggelar Siaran Langsung Instagram atau Instagram Live dengan tajuk “2022 Mau Ngapain? Belajar Formula Resolusi Anti Gagal!” pada 9 Januari lalu. Seperti kita tahu biasanya di awal tahun kita akan membuat resolusi atau to do list tentang apa saja yang mau dilakukan dalam setahun ke depan. Namun terkadang nih Bun, resolusi tidak selalu konsisten kita jalankan, bener nggak? Bahkan kadang target-target yang kita buat berhenti di tengah jalan. Nah mengapa hal itu bisa terjadi? Bagaimana membuat resolusi anti gagal? Untuk itulah Kata Bunda mengundang Narasumber seorang penulis di Elnetics dan Mindfulnesia.id, ia adalah Nita R. Fitriantini.

Formula Resolusi Anti Gagal bersama Nita R. Fitriantini

Sebenarnya penting nggak sih membuat Resolusi karena banyak yang mengakui bahwa resolusinya tahun lalu tidak jalan sampai tahun telah berganti. Apakah klise membuat resolusi? Mempunyai tujuan dalam hidup itu penting, karena kita hidup di dunia tidak hanya selesai di dunia saja tapi ada after life yang akan kita jalani. Dari situ kita tahu kalau resolusi atau target itu adalah unsur yang menggerakkan kita untuk terus berjalan.

Jadi bila ada yang menganggap resolusi itu klise mungkin persepsi terhadap resolusinya yang perlu dibenahi. Kadang beberapa orang memahami resolusi adalah hal yang ingin dicapai di tahun ini, misalnya resolusi saya saat ini adalah menikah, turun berat badan, menambah penghasilan, dll Biasanya itu adalah resolusi yang kita bayangkan ya Bun, dimana hal itu hanya terfokus terhadap pencapaian. Padahal kalau kita kembali ke pengertian resolusi maknanya adalah resolution is a promise to yourself to do or to not do something atau resolution is a firm decision to do or not to do something, seperti dikutip dari Cambridge Dictionary ujar Nita.

Nah jadi Resolusi itu pengertian dasarnya adalah komitmen dalam diri kita sendiri berupa serangkaian keputusan yang kita buat dalam hidup ini, supaya kita punya pegangan apa yang akan kita kerjakan dan apa yang tidak akan kita kerjakan. Resolusi itu adalah behaviour atau perilaku tentang apa yang akan kita kerjakan.

Jadi daripada membuat target saya turun berat badan tahun ini lebih baik bunda jabarkan apa yang akan dilakukan untuk mencapai target itu seperti “saya akan konsisten olahraga dalan 3 kali seminggu, saya akan lebih banyak makan sayur, saya akan makan bakso seminggu 3 kali saja,”. Dengan begitu kita akan lebih fokus kepada apa yang akan kita kerjakan bukan hanya yang kita inginkan.

Lalu setelah kita tahu resolusi kita tahun ini apa yang kita lakukan selanjutnya? Berikut ini 5 formula resolusi anti gagal menurut Nita R. Fitriantini :

  1. Prioritas

Hal yang pertama kita lakukan saat akan membuat resolusi adalah mengetahui apa yang paling dibutuhkan dan apa yang paling penting untuk hidup kita saat ini. Dari sana kita bisa menata mana yang akan kita kejar dan mana yang bukan. Kita akan tahu impian mana yang akan dikerjakan dulu dan impian mana yang bisa ditunda.

2. Spesifik

Buatlah Resolusi yang spesifik dan jelas. Jangan membuat resolusi seperti “saya ingin bahagia” tanpa menjabarkan apa yang ingin dikerjakan untuk mencapai hal itu. Bunda bisa menjabarkan resolusi dengan lebih jelas dan terukur, seperti “tahun ini saya akan mengambil S2 atau tahun ini saya akan promil” dengan begitu kita akan mudah mencapai tujuan yang akan dicapai.

3. Pandai Mengenal Diri sendiri

Apakah kita bisa bisa membuat resolusi apapun? Sebebas dan semau kita? Tidak Bun, kita perlu mengukur kemampuan kita dulu dari apa yang kita inginkan. Ketahui apakah resolusi ini bisa kita lakukan, memungkinkan nggak, masuk akalkah, jangan sampai kita mempunyai mimpi besar tapi hanya sekadar mimpi. Untuk itu kita harus tahu kondisi diri dan kondisi lingkungan sehingga ketika kita merencanakan suatu tujuan dan tahu apakah hal ini mampu kita lakukan. Kita bisa bersikap realistis dengan cara mengukur kondisi diri dan lingkungan. “Kata orang kan Dream big aja, iya sih kata Agnes Monica Dream big, tapi kan ada ujungnya, Make it happen,” terang Nita menjelaskan mengapa kita perlu mengenal diri sendiri agar resolusi kita tercapai.

Resume dari Penonton IG live
  • 4. Siap Berubah / Melakukan Aksi

Ketika kita ingin resolusi kita berhasil dan tercapai tentunya kita harus melakukan aksi untuk mewujudkannya. Jangan sampai kita hanya membuat resolusi tapi tidak mau melakukan perubahan atau tidak berkorban untuk mencapainya. Dan akhirnya menyalahkan resolusinya padahal mungkin usaha kitanya saja yang belum keras. Bila doa, ikthiar dan usaha yang kita lakukan sudah maksimal namun impian kita belum terwujud maka disitulah takdir kita.

5. Berikan Apresiasi untuk Diri Sendiri

Jangan lupa untuk kasih apresiasi ke diri sendiri. Kadang kita dengan mudah menilai kegagalan diri dan lupa kalau sebelumnya kita sudah mencapai hal yang sudah baik. Jadilah objektif terhadap diri sendiri. Kita harus bisa mengapresiasi diri sendiri sekecil apapun usaha kita. Siapa yang mau berterima kasih kepada diri kita sendiri jika bukan diri kita sendiri.

Bagaimana kalau resolusi kita tidak tercapai terus dari tahun ke tahun? Menurut Teh Nita coba dikurangi dulu resolusinya, dibuat lebih sederhana agar targetnya lebih mudah dicapai. Dan satu lagi, mulai dari sekarang. Karena hal yang membuat tujuan kita tidak tercapai biasanya karena kita lupa dengan resolusi dan tujuan kita dan tidak melakukan apa-apa.

Lalu, apa resolusi anti gagal itu? Menurut Teh Nita sebenarnya tidak ada resolusi yang gagal. “Karena sebetulnya kegagalan itu bukan sesuatu yang perlu kita takutkan, sebetulnya tidak ada resolusi yang gagal. Kalau kita sudah berusaha, sudah berdoa kemudian tidak tercapai bukan berarti itu gagal. Bagi yang muslim bisa jadi ditunda atau bisa jadi digantikan dengan yang lebih baik,” terang Nita.

Jadi jangan berputus asa, lakukan saja, kalau tidak tercapai berarti memang bukan itu yang ditakdirkan untuk kita. “Kita bisa dibilang gagal ketika kita tidak melakukan apa-apa. Kalau kita sudah berusaha dan tidak tercapai berarti memang bukan itu yang disiapkan Tuhan untuk kita,” tambah Nita. Waa semangat ya Bunda, semoga kita konsisten berusaha mewujudkan tujuan hidup kita.

LEAVE A REPLY